DPRD Soroti 11 Titik Kebakaran Lahan, Pemkot Pekanbaru Didesak Tetapkan Status Siaga Karhutla

0
6
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru segera menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Desakan ini muncul menyusul terdeteksinya sejumlah titik kebakaran lahan di berbagai wilayah kota sejak awal 2026.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, mengatakan penetapan status siaga penting sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah meluasnya kebakaran, terutama menjelang musim kemarau.

“Jangan menunggu jumlah titik api bertambah banyak. Dengan status siaga, seluruh sumber daya bisa lebih cepat digerakkan, baik personel maupun peralatan,” kata Aidhil, Selasa (3/2/2026).

Dorongan tersebut sejalan dengan imbauan Pemerintah Provinsi Riau kepada kabupaten dan kota yang telah terdeteksi titik api agar segera menetapkan status siaga karhutla. Menurut Aidhil, status siaga bukan sekadar administratif, melainkan bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas instansi dan mempercepat penanganan di lapangan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, sejak 1 Januari hingga 1 Februari 2026 tercatat 11 titik kebakaran lahan. Titik-titik tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Rumbai, Rumbai Timur, Bukit Raya, Tuah Madani, Bina Widya, dan Payung Sekaki.

Aidhil menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius, mengingat Pekanbaru hampir setiap tahun terdampak kabut asap saat musim kemarau. Ia mengingatkan pemerintah kota agar tidak lengah meskipun jumlah titik kebakaran masih tergolong terbatas.

“Justru pada tahap awal seperti inilah langkah pencegahan harus diperkuat agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain penetapan status siaga, DPRD juga meminta pemerintah kota meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar, termasuk membakar sampah sembarangan.

“Kebiasaan tersebut sangat berisiko memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas dan angin kencang,” kata Aidhil.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here