Pemilihan Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Dipastikan Transparan dan Tanpa Intervensi

0
5
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan pembenahan. Sesuai dengan instruksi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Kemenpora membentuk Panitia Seleksi (Pansel) yang dipimpin Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro untuk menyeleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya sebagai Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora ini diharapkan bisa menghasilkan sosok dan figur yang mampu mengembangkan industri olahraga Indonesia secara berkelanjutan.

“Intinya kami akan melihat seleksi ini dengan sangat terbuka. Kami mencari sosok, figur yang bisa membawa industri olahraga Indonesia berkembang kedepan, tidak hanya berkembang tapi juga berkelanjutan,” ujar Anggota Pansel Rabin Indrajad Hattari selaku Sekretaris Utama BP BUMN kepada wartawan di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Menurut Rabin Indrajad, Menpora Erick Thohir telah menyampaikan saat digelarnya Indonesia Sport Summit beberapa waktu lalu, yang menyatakan bahwa salah satu kontribusi untuk bisa memperkuat bidang olahraga adalah industrinya.

“Ini adalah salah satu program yang Pak Menteri (Erick Thohir) inginkan, supaya industri olahraga di Indonesia berkembang seperti layaknya negara-negara maju lainnya. Pak Menteri ingin bagaimana sosok ini bisa membangun industri olahraga tidak hanya dari sisi regulatornya tapi juga dari sisi policy makernya,” ucapnya.

Tim Pansel terdiri dari kalangan akademisi, kalangan profesional, lintas kementerian serta internal Kemenpora. Diantaranya, Chandra Hamzah dari akademisi, Susyanto dari kalangan profesional, Rabin Indrajad Hattari selaku Sekretaris Utama BP BUMN, Amperawan selaku Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat, Sekretaris Dukungan Kabinet Kemensesneg serta Gunawan Suswantoro selaku Ketua Pansel yang juga Sekretaris Kemenpora RI.

“Baru kali ini Kemenpora membuka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya bukan hanya dari ASN tapi kalangan profesional, sebetulnya ini bukan hal baru di kementerian lain juga ada seperti ini dan yang paling penting sudah ada persetujuan presiden,” imbuh Susyanto.

“Kami dari pansel ini ingin mencari sosok yang diinginkan sehingga pencarian kita lebih luas tidak hanya dari ASN. Pak Ketua tentu sudah membuka peluang ini ke seluruh ASN tidak hanya di Kemenpora tapi ke kementerian lain. Pada akhirnya apakah nanti yang diterima yang ASN atau non ASN itu sangat tergantung dari penilaian pansel yang memenuhi kriteria,” paparnya.

Para anggota pansel terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga ini akan menjalankan tugasnya secara transparan dan akuntabel demi mendapatkan sosok yang mampu memajukan olahraga dan industrinya.

“Meski ini di Kemenpora baru pertama untuk seleksi terbuka ini kami diminta Pak Menteri untuk menjadi anggota pansel yang menjalankan proses seleksi secara akuntabel, dimana tata kelolanya kita jaga, objektif, transparan dan prinsip kehati-hatinya kita jaga,” kata Chandra Hamzah.

“Kita sepakat bahwa akan memilih calon yang terbaik dari sistem dan tidak ada intervensi dari pihak manapun jadi benar-benar yang memang dibutuhkan untuk memajukan olahraga dan sekaligus bisnisnya,” pungkasnya.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here