SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kini tengah bekerja keras memburu aktor di balik pembantaian gajah sumatera di Kabupaten Pelalawan. Indikasi kuat mengarah pada sindikat pemburu profesional yang memang menargetkan gading sebagai komoditas ekonomi bernilai tinggi.
Upaya pengungkapan kasus ini dilakukan dengan memeriksa maraton sejumlah saksi kunci. Kombes M Hasyim Risahondua selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau menyebutkan, pihaknya telah memanggil berbagai pihak, mulai dari petugas keamanan (sekuriti) perusahaan, karyawan di sekitar lokasi kejadian, hingga meminta pendapat ahli dari Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin).
“Belum tahu punya siapa (senjatanya), petugas masih di lapangan memeriksa saksi,” jelas Hasyim, Selasa (17/2/2026).
Tantangan terbesar penyidik adalah melacak kepemilikan senjata api rakitan yang digunakan eksekutor. Meski patroli keamanan sempat melihat pergerakan orang mencurigakan di sekitar Estate Ukui sebelum kejadian, identitas pelaku masih samar. Polisi menduga pelaku sangat memahami medan hutan dan cara melumpuhkan gajah dengan cepat tanpa menarik perhatian banyak orang.
Keseriusan polisi kini diuji untuk memutus mata rantai perburuan liar ini. Publik menanti apakah aparat mampu menyeret pelaku lapangan hingga cukong pemesan gading tersebut ke meja hijau, atau kasus ini akan menambah daftar panjang kematian satwa lindung yang tak terungkap.












