SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru terus memperkuat sistem pengawasan wilayah melalui aplikasi Sip Aman. Hingga saat ini, sebanyak 32 kamera pengawas atau CCTV di berbagai ruang publik telah terintegrasi untuk mempermudah pemantauan keamanan kota.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah kini tengah membidik perluasan jaringan dengan menggandeng sektor swasta. Tujuannya adalah menyatukan akses CCTV milik pelaku usaha yang menyorot area publik ke dalam satu sistem kendali.
“Untuk pemantauan kawasan kota, kita sudah punya Sip Aman, sudah terhubung 32 CCTV di ruang publik. Kita sedang melakukan kerjasama dengan pihak swasta yang punya CCTV di luar gedung,” ujar Markarius Anwar, Senin (26/1/2026).
Pemkot Pekanbaru saat ini gencar menjajaki kolaborasi dengan para pemilik gedung dan tempat usaha. Fokus utamanya adalah mendapatkan akses pada kamera yang memantau area parkir, halaman kantor, hingga lokasi pelayanan publik lainnya.
“Yang swasta kita minta CCTV yang di luar gedung, nanti terkoneksi dengan sistem kita,” jelasnya.
Selain memperkuat koordinasi internal, aplikasi ini juga akan dikerjasamakan dengan pihak Polresta Pekanbaru. Integrasi data visual ini diharapkan menjadi alat bantu vital bagi kepolisian dalam memantau situasi keamanan dan menekan angka kriminalitas di jalanan maupun ruang terbuka.
Beberapa titik strategis yang telah terpasang kamera pengawas meliputi kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman, bundaran depan kantor Gubernur Riau, serta area Sukaramai Trade Centre (STC). Selain itu, pengawasan juga sudah menjangkau kawasan Gelanggang Remaja dan Jalan Kaharuddin Nasution.
Dengan semakin luasnya jangkauan kamera yang terkoneksi, Pemko Pekanbaru berharap ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit. Kehadiran teknologi ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di ruang-ruang publik.












