Jejak Bima dan Eko Purnomo Dilaporkan Hilang saat Demo

0
15
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM JAKARTA, – Dua warga Jakarta yang termasuk dalam daftar orang hilang usai adanya gelombang aksi massa di kawasan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat pada Agustus 2025 lalu, akhirnya berhasil ditemukan. Mereka adalah Bima Permana Putra dan Eko Purnomo, yang sempat dilaporkan hilang dan masuk dalam radar pencarian orang selama kurang lebih dua pekan. Di luar dugaan, keduanya ternyata tidak hilang saat mengikuti demonstrasi, melainkan merantau ke luar kota untuk mencari pekerjaan. Bima ditemukan di Malang, Jawa Timur, sedangkan Eko berada di Kalimantan Tengah sebagai penangkap ikan di kapal.

Bima ditemukan di Malang, Jawa Timur, sedangkan Eko berada di Kalimantan Tengah sebagai penangkap ikan di kapal.

Kronologi Penemuan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan, Polsek Cikarang Selatan menerima laporan hilangnya Bima pada 6 September 2025, usai terakhir kali terlihat pada 31 Agustus 2025 malam, saat momen-momen pecahnya unjuk rasa di Jakarta.

Bima diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi di 31 Agustus itu, tetapi tidak terlibat sama sekali dalam aksi unjuk rasa di Mako Brimob, Kwitang, melainkan melakukan perjalanan ke Kota Malang, Jawa Timur.

“Beliau berangkat menuju Malang atas keinginan sendiri menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, Bima sempat menjual kendaraannya di Tegal sebelum melanjutkan perjalanan dengan kereta api,” ujar Wira dalam konferensi pers di Aula Satya Haprabu, Polda Metro Jaya, Kamis (18/9/2025).

Di Malang, Bima memiliki tempat tinggal sementara di sebuah hotel dan bekerja mencari uang dengan menjual mainan berupa barongsai di kawasan Kelenteng Lama, sebelum akhirnya ditemukan oleh Polres Kota Malang pada Rabu (17/9/2025).

Sementara, Eko pertama kali dilaporkan hilang oleh ibunya, Sarwiti ke Polsek Cempaka Putih pada 3 September 2025. Keluarga juga turut melaporkan ke hotline lembaga pengaduan orang hilang.

Pada malam hilangnya Eko, dia diketahui sempat menonton unjuk rasa di Mako Brimob, Kwitang, tetapi tidak menjadi bagian dari massa aksi.

Polisi pun menelusuri komunikasi yang dilakukan Eko dengan sejumlah kenalannya, sebelum akhirnya kembali menghubungi keluarganya pada 16 September 2025.

Eko ditemukan sedang bekerja sebagai penangkap ikan di sebuah kapal yang berlayar di perairan Kalimantan Tengah pada Rabu (17/9/2025).

Inisiatif Pribadi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Pol Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, hasil pendalaman dan pemeriksaan terhadap Bima dan Eko mendapati bahwa keduanya meninggalkan rumah atas keputusan pribadi masing-masing.

Kepergian mereka dari rumah disebut tidak berkaitan sama sekali dengan gelombang aksi demonstrasi yang ada di Jakarta selama beberapa hari di akhir bulan Agustus 2025.

“Dari hasil pendalaman dan wawancara yang dilakukan tim, disimpulkan bahwa kedua saudara kami ini meninggalkan rumah atas keputusan pribadinya masing-masing. Alhamdulillah, keberadaannya sudah diketahui,” kata Ade Ary.

Permintaan Maaf

Saat diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Bima dan Eko menyampaikan permintaan maaf karena telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat dan membuat keluarganya khawatir.

“Nama saya Bima Permana Putra. Ingin memohon maaf sebesar-besarnya terutama buat orang tua saya dan kakak saya karena telah pergi meninggalkan rumah tanpa kabar, tanpa pamit.

Saya ingin memohon maaf karena kegaduhan yang terjadi selama ini,” kata Bima. Sementara, Eko mengaku tak memberikan kabar apapun kepada keluarganya karena ponselnya mati saat berada dalam perjalanan menuju Kalimantan.

“Pertama saya mohon maaf untuk ibu saya karena sudah membuatnya khawatir. Saya pergi tanpa memberi kabar, handphone saya mati, jadi tidak pamit,” ucap Eko.

Keduanya lantas menghaturkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya yang telah mempertemukan dan menyatukan kembali mereka dengan keluarganya.

Keluarga Bima dan Eko yang hadir dalam konferensi pers itu mengaku lega dan terharu hingga menangis karena keduanya ditemukan dalam kondisi sehat

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolda Metro Jaya dan tim yang sudah menemukan anak saya dalam keadaan sehat walafiat,” ucap

Lanjutkan Pencarian

Meski sudah berhasil menemukan Bima dan Eko, masih terdapat dua warga lagi yang dinyatakan hilang saat ini, yaitu Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid. Belum ditemukannya dua warga itu menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian untuk menuntaskan seluruh tanggung jawab di dalam daftar orang hilang.

“Kami mohon doa dari semua pihak, ini tim masih bekerja. Semoga bisa segera ketemu ya, saudara Reno dan saudara Farhan,” ujar Ade Ary.

Pada poster sebaran yang beredar di media sosial, keduanya dilaporkan terakhir kali terlihat di sekitar kawasan Mako Brimob, Kwitang saat aksi pada 29-30 Agustus 2025.

Namun, hingga saat ini, polisi masih belum mengungkap kemajuan apapun mengenai proses pencarian terhadap Reno dan Farhan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jejak Bima Permana dan Eko Purnomo: Dilaporkan Hilang Saat Demo Ternyata Merantau”, Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2025/09/19/06330171/jejak-bima-permana-dan-eko-purnomo-dilaporkan-hilang-saat-demo-ternyata?page=2.

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here