Proyek Pembangunan Hunian Tetap di Kp Kopo Asal Jadi, Diduga Gunakan Material Pasir Elod

0
20
Ayo share artikel ini

PSI-PUSAT, Proyek pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kp. Kopo RT 03/RW 03 Desa Malasari Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada pekerjaannya diduga menggunakan pasir elod sebagai material bangunan.

Perlu diketahui, bahwa pasir elod merupakan jenis pasir yang memiliki campuran tanah didalamnya. Untuk bahan pondasi bangunan jenis pasir tersebut tidak direkomendasikan.

Karena pasir ini memiliki bahan tanah didalamnya, pasir elod jika digenggam akan menggumpal dan tidak mudah hancur. Biasanya pasir elod ini digunakan untuk bahan campuran pembuatan batako.

Dari pantauan team awak media, pembangunan Huntap juga dibangun di atas lahan bekas persawahan yang notabene perlu waktu lebih lama untuk memadatkan tanah (dikeringkan terlebih dahulu, dll).

Sehingga proyek ini dibangun tidak bisa dengan cepat. Selain itu, pondasi yang dibutuhkan harus lebih dalam, agar tanahnya menjadi lunak terlebih dahulu.

Saat dikonfirmasi di lokasi proyek, M. Ishak Rosidi salah seorang anggota Kelompok Masyarakat (Pokmas) mengatakan, bahwa proyek pembangunan Huntap tahun 2023 untuk di Kp. Kopo RT 03/RW 03 sebanyak 39 unit.

Ia juga mengatakan, untuk lahannya kurang lebih 7.000 meter. Dimana, kata dia bahwa lahan tersebut hibah dari kepala desa kepada DPKPP, dan untuk ukuran bangunan rumahnya 7,5 X 6 meter.

Kemudian, untuk warga yang akan di relokasi ada beberapa daerah diantaranya dari Kp. Kopo, serta Pabangbon dan Nyungcung.

Sehingga, secara keseluruhan dari pengajuannya sebanyak 210 unit, dan yang di realisasikan di tahun ini ada 125 unit dengan target pengerjaannya selama 3 bulan, jika tidak ada halangan cuaca.

“Untuk sistem pemadatan sebelum pondasi, kita pakai bambu, dan untuk pemadatan kita juga pakai apu dan puing-puing, serta untuk herbel ukurannya 7,5 meter,” katanya, Senin 4 September 2023.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here