Ratusan Hektare Sawah di Suoh dan BNS Terancam Gagal Pane

0
18
Ayo share artikel ini

SPI-PUSAT  Dalam beberapa bulan terakhir ini, masyarakat pertanian persawahan terutama khususnya di dua Kecamatan yakni Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat terancam gagal panen akibat cuaca ekstrim El Nino.

El Nino adalah sebuah fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya. Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Penyebab El Nino dipicu oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Perubahan suhu ini menyebabkan pergeseran angin dan arus laut, yang mengubah pola cuaca secara global.

El Nino disebabkan oleh peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Fenomena ini terjadi secara alami dan berulang dalam jangka waktu tertentu.

Dalam pantauan media di kecamatan Suoh dan BNS, ratusan haktare persawahan telah mengalami kekeringan bahkan sampai lahan persawahan retak retak yang telah di tumbuhi padi, banyak mengalami kerusakan bahkan sampai batang dan daun padinya kering (menguning).

Salah satu petani yang ada di Pekon (Desa) Suoh, Kecamatan BNS, Razikin menyebutkan bahwa dampak dari cuaca ekstrim (kemarau) dalam beberapa bulan ini sawahnya mengalami kekeringan.

” Kemungkinan akan gagal panen mas dan kalau kerugiannya mungkin sangat besar kalau bagi kami ini,”ujarnya Kamis, (07/09/2023).

Menurut Rejikin, dampak dari kemarau ini biaya perawatan tambahan seperti penyiraman air melalui penyedotan sangat besar juga modalnya karna dari kali (sungai).

” Itupun tidak maksimal mas karena dari sawah saya aja jauh sungainya, jadi kita tidak bisa untuk memaksimalkan penyiram faktornya biaya terbatas mas,”katanya.

Rezikin berharap, ” Harapannya kepada pemerintah daerah baik kecamatan, kabupaten, Pekon yang terkait, untuk memberikan solusi dan bantuan kepada kami petani persawahan yang ada di kecamatan Suoh dan BNS,” harapnya.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here