SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru tengah merombak sistem transportasi massal guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah strategis dari perbaikan ini ditandai dengan rencana uji coba operasional belasan armada bus listrik pada tahun ini.
Armada bertenaga baterai tersebut disiapkan untuk memperkuat layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dalam melintasi sejumlah koridor utama. Penggunaan kendaraan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk menekan tingkat emisi gas buang yang mencemari lingkungan.
“Kita sedang memperbaiki sistem transportasi umum di Pekanbaru. Kita ada tambahan bus listrik, bus listrik ini bukan beli, tapi kita baru uji coba,” papar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, SE MM, Rabu (8/4/2026).
Pembenahan layanan tidak hanya menyentuh sektor pembaruan kendaraan, tetapi juga mencakup perbaikan fasilitas sarana seperti halte. Selain itu, manajemen waktu operasional armada juga dievaluasi agar setiap bus TMP memiliki jadwal kedatangan dan keberangkatan yang akurat.
“Tapi tentunya nanti tidak hanya soal busnya dibaguskan, fasilitasnya juga sudah kita perbaiki, tapi ketepatan waktu juga sedang kita lakukan,” urai Agung.
Pengelolaan sistem transportasi publik ini juga dievaluasi secara menyeluruh. Agung membuka peluang bahwa operasional layanan Bus TMP ke depannya bisa diserahkan kepada pihak swasta atau tenaga profesional di bidangnya.
Sistem ini akan mengadopsi tata kelola transportasi di kota-kota besar lainnya yang menerapkan skema pembelian layanan atau buy the service (BTS).
“Seperti yang mengelola di DKI, di kota-kota maju. Jadi pemerintah nanti hanya bayar buy the service per kilometer saja,” tutupnya.












