Fraksi PAN DPRD Riau Dukung Pembentukan Pansus Plasma 20 Persen

0
10
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Plasma kebun kelapa sawit 20 persen terus mendapat dukungan dari internal DPRD Riau. Kali ini, dukungan datang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Riau.

Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Disky, menyatakan pihaknya mendukung penuh pembentukan Pansus tersebut karena hingga kini masih banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang belum memenuhi kewajiban memberikan 20 persen dari luas Hak Guna Usaha (HGU) untuk kebun plasma bagi masyarakat sekitar.

“Kita di Fraksi PAN mendukung penuh pembentukan Pansus plasma ini karena masih banyak perusahaan yang belum memenuhi kewajiban 20 persen dari luas HGU perusahaan untuk lahan kebun plasma bagi masyarakat sekitar,” ujar Disky, Ahad (5/10/2025).

Menurut politisi asal daerah pemilihan (Dapil) Kampar ini, pembentukan Pansus Plasma bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

“Dengan adanya kebun plasma, masyarakat bisa menikmati hasil dari setiap hektar lahan yang dikelola. Minimal, hasil per bulan dapat menutupi kebutuhan dasar rumah tangga mereka,” jelasnya.

Disky menambahkan, selama ini masyarakat sekitar perusahaan justru tidak mendapatkan manfaat yang signifikan dari keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut.

“Selama ini masyarakat hanya jadi penonton. Tidak mendapat manfaat, malah yang mereka rasakan jalan-jalan rusak akibat angkutan buah sawit yang melebihi beban jalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Disky menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi dari pimpinan DPRD Riau mengenai pembentukan Pansus Plasma tersebut.

“Baru sebatas pembicaraan lisan, belum ada rapat resmi. Mungkin karena DPRD Riau baru saja disibukkan dengan pembahasan RAPBD Perubahan 2025. Tapi kita berharap Pansus ini segera direalisasikan,” tutupnya.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here