SPIPUSAT.COM JAKARTA – Dunia pergerakan pekerja pelabuhan harus merelakan kepergian salah satu tokohnya. Pensiunan Jakarta International Container Terminal (JICT) sekaligus aktivis, Ermanto Usman (65), menghembuskan napas terakhir menyusul insiden memilukan di kediamannya. Di saat bersamaan, sang istri berinisial P (60) masih terbaring lemah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka parah yang dideritanya.
Peristiwa kelam yang mengguncang ketenangan warga Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi ini pertama kali diketahui Senin (2/3/2026) dini hari. Pasangan suami istri tersebut ditemukan tergeletak tak berdaya di dalam kamar mereka.
Harapan keluarga dan rekan seperjuangan untuk mendapatkan keadilan perlahan menemui titik terang setelah seorang pria bernama Sudirman alias Yuda berhasil diamankan. Terduga pelaku kekerasan tersebut ditangkap di kawasan Cilincing, Senin (9/3/2026), sepekan setelah kejadian yang merenggut nyawa pejuang hak buruh itu.
Terkait temuan di tempat kejadian, aparat membenarkan adanya alat bukti berupa sebatang besi pelinggis yang memicu cedera fatal pada kedua korban.
“Linggis ini digunakan pelaku untuk memukul kepala korban perempuan dan juga ke korban pria,” urai Dirkrimum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Rabu (11/3/2026).
Kini, Sudirman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diasingkan dari lingkungan masyarakat selama proses hukum berjalan.
“Saat ini terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan di rutan Polda Metro Jaya,” tambahnya.
Publik kini mengawal ketat jalannya proses peradilan untuk memastikan hukuman yang setimpal, sembari menaruh asa besar bagi kesembuhan istri korban yang masih berjuang memulihkan diri dari trauma dan luka fisik akibat tragedi tersebut.












