SPIPUSAT.COM JAKARTA, – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri pemakaman Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online (ojol) yang tewas usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Asep tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.50 WIB, Jumat (29/8/2025). Asep tampak menaburkan bunga dan memanjatkan doa di depan pusara almarhum.
Sejumlah warga, sebagian besar merupakan rekan sesama driver ojol, ikut memadati area pemakaman untuk mengantarkan doa terakhir.
Selain Kapolda Metro Jaya, tampak pula sejumlah pejabat TNI dan Polri hadir, di antaranya Wakapolda Metro Brigjen Dekananto serta Kapoksahli Pangdam Jaya Brigjen Dodo Irmanto.
Usai pemakaman, Asep menyampaikan komitmennya untuk mengusut tuntas peristiwa yang menewaskan Affan. Hingga saat ini, penyidik disebut sudah memeriksa tujuh anggota Brimob terkait kasus tersebut.
Asep juga berulang kali menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban, rekan sesama ojol, dan masyarakat.
“Saat ini saya mewakili Polda Metro Jaya, memohon maaf kepada seluruh masyarakat,” kata Asep.
Affan Kurniawan tewas setelah terlindas mobil barakuda Brimob saat mengikuti aksi demonstrasi di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2025).
Peristiwa itu disaksikan langsung banyak peserta aksi dan terekam video. Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial, memicu gelombang kemarahan para pengemudi ojol dan warga.
Sebagai bentuk protes, massa berbondong-bondong mendatangi Mako Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan atas insiden tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menewaskan Affan.
“Saya sampaikan ucapan duka cita mendalam kepada Almarhum Affan dan juga tentunya, kepada seluruh keluarga tadi kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” ucap Listyo di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Listyo juga meminta maaf kepada seluruh pengemudi ojek online atas peristiwa yang menimpa rekan sesama driver mereka.
“Mudah-mudahan semuanya bisa tetap terjaga ke depan dan semuanya bisa kita kelola dengan betul-betul, lebih baik lagi,” kata dia.












