“Awal kejadian atau kronologinya pelaku atau tersangka ini diminta untuk mencuci piring oleh tantenya. Kemudian dengan ada sedikit percekcokan, tantenya mencipratkan air ke muka tersangka, sehingga tersangka tidak terima dan (membalas) melemparkan spons alat mencuci piring ke arah muka korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi, Senin (7/4/2025).
“Keponakan Tega Bunuh Tante di Bogor karena Kesal Disuruh Cuci Piring”
“Keponakan Tega Bunuh Tante di Bogor karena Kesal Disuruh Cuci Piring”
Aji menambahkan, Pelaku sudah memiliki janji untuk berkumpul bersama teman-temannya sore itu. Namun korban meminta pelaku mencuci piring hingga membuat Eki kesal.
“Keponakan Tega Bunuh Tante di Bogor karena Kesal Disuruh Cuci Piring”
“Jadi yang bersangkutan ini anak yatim piatu yang diurus dan dibiayai oleh tantenya. (Profesi pelaku) mahasiswa, kampusnya di Jakarta. (Ketika pembunuhan) hanya ada dua orang,” imbuhnya.
Aji menyebut pelaku membunuh korban dengan tangan kosong. Namun pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui luka lain di tubuh korban.
“Berdasarkan pengakuan dari tersangka, tersangka ini tidak menggunakan alat (ketika pembunuhan). Tetapi kita coba lakukan autopsi apakah dari lukanya terdapat luka tusukan atau luka lain, yang disebabkan benda tajam atau benda lain, dan ini kita masih menunggu dari hasil autopsi,” kata Aji.
Korban mengalami luka di bagian wajah. Bagian dagu dan mata mengalami memar.
“Untuk luka luka korban terdapat di pelipis sebelah kiri dan kanan, kemudian di dahi kanan terdapat luka robek yang cukup besar, kemudian di wilayah dagu, mata terdapat memar,” tambahnya.
“Keponakan Tega Bunuh Tante di Bogor karena Kesal Disuruh Cuci Piring”












