SPIUSAT.COM PEKANBARU – Menyikapi tingginya inflasi di Provinsi Riau yang banyak dipicu oleh kenaikan harga beras dan cabai, Komisi II DPRD Riau menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) serta Pemerintah Provinsi Riau.
“Mereka sudah menjalankan program pangan murah melalui BUMD. Kegiatan ini sudah berjalan keliling se-Riau, bukan hanya di beberapa kecamatan,” jelas anggota Komisi II DPRD Riau, Ginda Burnama, Rabu (19/11/2025).
Menurut Ginda, Pemprov Riau juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi inflasi menjelang akhir tahun, terutama menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kita lihat sampai akhir bulan ini bagaimana penanganannya. Kontrol harga tetap berjalan sampai akhir tahun,” ujar politisi Gerindra tersebut.
Ginda menambahkan, anggota Komisi II juga turut turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi harga bahan pokok.
“Kemarin saya turun di Kota Pekanbaru dalam rangka reses. Harga cabai dan sejumlah bahan pokok memang tinggi. Ini sudah kita koordinasikan dengan BUMD agar turun langsung menangani masalah inflasi,” paparnya.












