SPIPUSAT.COM Bangka- Tersangka pembunuhan istri dan anak di Pangkalpinang, Riki (26) meninggal saat dirawat di rumah sakit Bhayangkara, Senin (2/12/2024) pukul 18.51 WIB. Riki meninggal usai empat hari tragedi pembunuhan yang dilakukannya terhadap istri dan anaknya pada Kamis (28/11/2024) lalu. Setelah ditangkap, Riki sempat dihadirkan saat konferensi pers.
Dia sempat menenggak racun usai melakukan pembunuhan secara keji tersebut. “Informasinya, tersangka memang sempat minum racun setengah gelas setelah pembunuhan sebelum penangkapan. Kemudian, petugas kita membawa pelaku ke RSUD Depati Hamzah untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah. Tersangka itu juga sempat mengeluh sulit dan sakit menelan serta badan lemas.
Kondisi kesehatan Riki semakin menurun hingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kondisinya demikian, dilakukan pengobatan dan pemeriksaan darah lengkap, ronsen paru dan rekaman jantung terhadap pelaku dengan kesimpulan ada tanda-tanda dugaan mengarah gangguan paru, liver dan ginjal,” ujarnya. Terkait penyebab meninggalnya Riki, polisi masih menunggu hasil autopsi oleh tim medis Polda Babel. “Untuk penyebab pastinya akan dilakukan autopsi. Sementara ini yang bisa kami sampaikan. Kami juga masih menunggu untuk informasi lanjutnya. Terimakasih,” sambung Kombes Pol Fauzan. Diberitakan sebelumnya, istri dan balita berusia 10 bulan dibunuh di perumahan Ayra 3, Pasir Padi, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Pelakunya adalah Riki merupakan suami serta ayah kandung korban, yang diduga motif karena cemburu.
Namun terungkap motif sebenarnya karena pelaku terpengaruh narkoba dan judi online.












