Viral Di Media Sosial Sejumlah Warga Mengusir Wisatawan Asing Yang Kapalnya Tengah Sandar Di Wilayah Pulau Wayag

0
19
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM Raja Ampat – Viral di media sosial sejumlah warga mengusir wisatawan asing yang kapalnya tengah sandar di wilayah Pulau Wayag, Raja Ampat, Papua Barat Daya. Aksi ini diduga buntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan tambang di pulau-pulau kecil Raja Ampat.
Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Ellen Risamasu membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan aksi pengusiran kapal wisatawan asing terjadi pada Rabu (11/6).

“Iya, benar bahwa kapal yang mengangkut wisatawan asing tiba di Wayag diusir warga. Kapal tersebut mengangkut sejumlah wisatawan
Pihaknya pun langsung mengeluarkan imbauan agar wisatawan tidak berwisata ke Pulau Wayag dan Menyefun. Imbauan ini untuk menghindari insiden tidak diinginkan pascapengusiran yang terjadi tersebut.

“Untuk Wayag dan sekitarnya, imbauan kepala daerah kepada wisatawan agar tidak berwisata di daerah Wayag, Menyefun, dan sekitarnya untuk sementara waktu sampai ada tindak lanjut bahwa daerah itu aman untuk dikunjungi

Di sisi lain, Ellen mengungkapkan bahwa Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam telah melakukan pertemuan dengan warga setempat. Dia menyebut ada beberapa permintaan yang disampaikan warga, kendati dirinya belum mengetahui pasti apa permintaan yang dimaksud.

“Bupati sudah ke sana melakukan mediasi dengan masyarakat. Jadi ada beberapa permintaan masyarakat. Kita lagi menunggu permintaan masyarakat seperti apa dan apa yang nanti dibuat oleh pemerintah terhadap mereka

Sementara itu, Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktavianus Tegay mengakui terjadi gejolak setelah pemerintah mengumumkan pencabutan izin tambang di wilayah tersebut. Dia mengaku telah melakukan mediasi, namun ditolak warga.

“Gejolak masyarakat terjadi setelah pemerintah mencabut izin 4 perusahaan. Kemarin kita melakukan mediasi ditolak oleh masyarakat setempat,” ungkapnya.

Jems pun turut mengimbau agar sementara waktu wisatawan tidak mengunjungi Pulau Wayag dan sekitarnya. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak dinginkan.

“Untuk saat ini ada tim dari Mabes Polri dan Polda Papua Barat Daya telah diterjunkan untuk melakukan pemantauan di lokasi. Saya belum tahu berapa jumlah personel yang diterjunkan,” bebernya.

Dalam video beredar, memperlihatkan kapal yang mengangkut wisatawan asing diusir oleh warga saat hendak berenang. Video tersebut juga memperlihatkan warga menggunakan long boat mendatangi kapal yang tengah berlabuh. Terlihat warga lokal Raja Ampat meneriakkan kata-kata dan mengisyaratkan agar wisatawan meninggal lokasi Wayag.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here