SPIPUSAT.COM TELUKKUANTAN –Ibu-ibu pejabat di lingkungan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai ada yang flexing atau pamer di media sosial yang bisa membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain saat pelantikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuansing, Selasa (14/10/2025) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Adapun yang menjadi Ketua DWP Kuansing adalah Siti Maryam, istri dari Sekda Kuansing.
“Bermedsos boleh, cuma harus bijak, hati-hati. Medsos ini kan visual dan orang bisa memberikan penilaian macam-macam,” kata Zulkarnain.
Menurutnya, pejabat dan keluarganya selalu menjadi sorotan, seiring dengan masyarakat yang semakin kritis dan kondisi ekonomi saat ini.
“Kadang orang menganggap berlebihan apa yang kita posting, seperti perhiasan, cara berpakaian dan lokasi foto. Jangan aneh-aneh, nanti disorot,” kata Zulkarnain.
Dia pun menyampaikan beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, berawal dari isrti yang hedon dan suka flexing, suaminya terkena imbas.
“Padahal kita dapatnya melalui kerja keras, ada sawit, tapi masyarakat tidak tahu itu. Karena itu, saya berharap tak usah bikin aneh-aneh, jangan sampai kasus di luar sana terjadi sama kita,” kata Zulkarnain.
Dikatakan Zulkarnain, Bupati Kuansing menekankan perlunya penegakan disiplin ASN di lingkungan Pemkab Kuansing. Dalam mewujudkan disiplin tersebut, dia menilai istri pejabat punya peran yang sangat penting.
“Ibu-ibu punya peran yang sangat penting dalam mendukung suami dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” katanya. Untuk itu, dia berharap pengurus DWP Kuansing menjalankan tugas penuh tanggung jawab.
Hadir dalam pelantikan ini Ketua TP PKK Kuansing Yulia Herma Suhaardiman, perwakilan DWP Provinsi Riau dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Kuansing.












