Wartawan Masuk Barak, PWI dan Kemhan Perkuat Bela Negara di HPN 2026

0
8
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM BOGOR – Sebanyak 160 wartawan dari seluruh penjuru Indonesia resmi menjalani penggemblengan dalam acara Retreat PWI Tahun 2026 di Pusat Kompetensi Bela Negara, Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan strategis yang menggandeng Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI ini dirancang untuk membekali insan pers dengan wawasan kebangsaan guna menjaga ketahanan informasi nasional.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, bersama Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Selama empat hari hingga 1 Februari mendatang, para jurnalis akan merefleksikan peran mereka sebagai pilar demokrasi yang berintegritas.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa tantangan pers saat ini bukan sekadar kecepatan, melainkan ketahanan terhadap disinformasi dan polarisasi publik. Ia ingin wartawan Indonesia memiliki “otot” profesionalisme dan “hati” kebangsaan yang seimbang.

“Dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama bagi insan pers, agar wartawan Indonesia tidak hanya kuat secara profesional dan etik jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan dinamika informasi global,” ujar Akhmad Munir,Kamis (29/1/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, yang dibacakan oleh Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyoroti posisi strategis pers sebagai mitra negara. Menhan menilai pengelolaan persepsi publik melalui pemberitaan yang sehat adalah bagian yang tak terpisahkan dari keamanan nasional.

“Saya menegaskan bahwa pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan nasional. Pers yang profesional menempati posisi strategis sebagai mitra negara dalam memperkuat persatuan,” ungkap Menhan dalam sambutan tersebut.

Setelah penyematan tanda peserta, para awak media langsung menerima materi Building Learning Commitment (BLC) serta pengantar nilai dasar bela negara. Materi ini diharapkan menjadi fondasi bagi para jurnalis agar tetap independen namun tetap mengedepankan kepentingan keutuhan bangsa dalam setiap karya jurnalistiknya.

Agenda dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat eselon II Kemhan serta tokoh-tokoh senior pers nasional. Melalui program ini, PWI berupaya mencetak jurnalis yang tidak hanya cakap menulis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan informasi di tanah air.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here