SPIPUSAT.COM SIAK SRI INDRAPURA– Dua jembatan di Kabupaten Siak, yakni Jembatan Sungai Penyengat dan Jembatan Merah Putih Presisi, bersiap memasuki babak baru. Struktur penghubung yang menjadi tumpuan mobilitas warga tersebut segera menjalani proses renovasi besar guna meningkatkan kualitas aksesibilitas masyarakat.
Sebagai tanda dimulainya pengerjaan, doa bersama dan syukuran digelar di dua lokasi berbeda, Rabu (28/1/2026). Titik pertama berada di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, untuk menyambut dimulainya perbaikan Jembatan Sungai Penyengat. Sementara titik kedua berlokasi di Kampung Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, untuk renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.
Selama ini, kedua jembatan tersebut memegang peran krusial sebagai urat nadi aktivitas ekonomi dan pendidikan. Keberadaannya menghubungkan antar-dusun dan menjadi jalur utama bagi warga untuk mengangkut hasil bumi maupun akses anak sekolah.
Kapolsek Siak, James Sibarani menegaskan betapa pentingnya posisi jembatan tersebut bagi keberlangsungan hidup masyarakat sekitar. Perbaikan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam menjawab kebutuhan infrastruktur yang sudah lama dinantikan.
“Jembatan ini sangat penting sebagai penghubung antar dusun dan jalur utama masyarakat dalam aktivitas ekonomi maupun pendidikan,” ujar James Sibarani di sela kegiatan syukuran.
Kegiatan di Kampung Buatan I dihadiri oleh Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, serta jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran personel BKO Polda Riau di lokasi tersebut menandai kesiapan teknis untuk segera menyentuh fisik jembatan yang akan diperbaiki.
“Terima kasih kepada tim Polda Riau dan pemerintah kampung yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga pelaksanaan renovasi jembatan berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” jelas Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Di lokasi berbeda, Kapolsek Koto Gasib, Suhardiyanto, menyatakan dukungannya agar pengerjaan infrastruktur ini bisa tuntas tepat waktu. Ia berharap wajah baru jembatan nantinya dapat memberikan dampak positif instan bagi kelancaran aktivitas harian warga.
“Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperlancar aktivitas sehari-hari warga,” tuturnya.
Dengan dimulainya renovasi ini, hambatan transportasi yang selama ini dirasakan warga akibat kondisi jembatan yang lama diharapkan segera teratasi. Perbaikan fisik jembatan ini menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Kabupaten Siak.












