Pelanggaran Organisasi Jadi Sorotan Tekanan Publik Minta Gus Yahya Lepas Jabatan PBNU

0
14
Ayo share artikel ini

SPIPUSAT.COM JAKARTA – Rapat Harian Syuriyah PBNU yang digelar tertutup di Hotel Aston City, Kamis (20/11/2025), menghasilkan keputusan penting: meminta Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengundurkan diri atau diberhentikan. Risalah rapat yang beredar menegaskan keputusan itu sudah ditandatangani Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, dengan kehadiran 37 dari 53 pengurus Syuriyah.

Dalam risalah tersebut, Syuriyah menilai adanya serangkaian pelanggaran yang dianggap serius dalam tubuh organisasi. Salah satu poin yang disorot adalah kehadiran narasumber yang dikaitkan dengan jaringan Zionisme Internasional pada kegiatan AKN NU. Langkah itu dinilai tidak selaras dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan dianggap memenuhi syarat pemberhentian fungsionaris berdasarkan Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan NU.

 

 

Syuriyah juga menyinggung indikasi ketidaktertiban tata kelola keuangan PBNU yang dinilai tidak sejalan dengan hukum syariah, ketentuan nasional, serta AD/ART NU. Berdasarkan temuan tersebut, Syuriyah menyerahkan keputusan akhir kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam untuk dimusyawarahkan.

Hasil musyawarah memerintahkan Gus Yahya mengundurkan diri dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima. Jika tidak, Syuriyah akan mengambil langkah pemberhentian sebagaimana yang diatur organisasi.

 

 

Keputusan itu langsung memicu gelombang komentar di media sosial. Unggahan akun Instagram RMOL yang membagikan salinan risalah tersebut diserbu dukungan dari warganet, Jumat malam (21/11/2025).
“Mari kita kembalikan marwah NU,” tulis akun @iyanwinatasasmita.
“Wah mantap! Ini yang ditunggu-tunggu,” tambah akun @ilhamafief94.
“Setuju sekali,” komentar akun @mahrus358.
“Mantab ini, semoga gantinya lebih wara dan zuhud,” sambung akun @zain_aziiz.

Sebagian lainnya menilai keputusan itu terlambat, mengingat berbagai langkah Gus Yahya sebelumnya dianggap meresahkan.
“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” tulis akun @sadjati2929, menanggapi keluhan serupa dari akun @asaidiali.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh 511 likes dan 112 komentar, menandakan besarnya perhatian publik terhadap situasi internal PBNU.


Ayo share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here