SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau kini memulai tahap akhir penentuan calon kepala SMA dan SMK. Proses uji kelayakan berupa sesi wawancara langsung terhadap para kandidat ini berlangsung selama dua hari mulai Kamis (5/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026) bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
“Seleksi calon kepala sekolah sudah memasuki tahap akhir, yaitu tahap wawancara yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis hingga Jumat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya.
Erisman menyampaikan hal tersebut mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syarial Abdi selaku Ketua Dewan Pertimbangan. Tim penguji tahap akhir ini melibatkan jajaran pimpinan daerah, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syarial Abdi sebagai ketua dan Kepala BKD Riau, Budi Fakhri mengisi posisi sekretaris. Sementara susunan anggota terdiri dari Asisten III Setdaprov Riau, Job Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, serta Ketua Dewan Pendidikan Riau, Prof Junaidi.
Tim pewawancara bertugas menyeleksi figur pemimpin yang memiliki kualitas, integritas, serta kapasitas manajerial mumpuni untuk memimpin sekolah. Panitia menggali langsung arah kebijakan kandidat terkait strategi peningkatan mutu pendidikan, cara membangun budaya lingkungan belajar yang baik, hingga metode pembentukan karakter peserta didik.
“Kami ingin mengetahui visi dan misi para calon kepala sekolah, bagaimana mereka memajukan sekolah yang dipimpin nanti, baik dari sisi nilai, etika, budaya, maupun prestasi akademik,” urainya.
Selama tahapan krusial ini berjalan, panitia seleksi mewajibkan seluruh peserta untuk menjaga integritas kompetisi. Penyelenggara memastikan tidak ada ruang bagi tindakan kecurangan atau pendekatan di luar ketentuan seleksi resmi.
“Kami mengingatkan para calon kepala sekolah agar tidak mencoba melakukan hal-hal yang bersifat transaksional selama proses seleksi. Jika ada yang terbukti melakukan itu, yang bersangkutan akan langsung dicoret dari daftar peserta,” tegas Erisman












