SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Masyarakat Provinsi Riau tidak perlu mengkhawatirkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Ketersediaan pasokan energi di Bumi Lancang Kuning dipastikan mencukupi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan publik hingga 20 hari ke depan.
Sekda Provinsi Riau, Syahrial Abdi, memastikan pemantauan stok energi terus berjalan di tengah tingginya mobilitas warga dan aktivitas ekonomi jelang hari raya. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, ketahanan energi lokal sejalan dengan kondisi nasional yang saat ini berstatus aman.
“Berdasarkan laporan dari Kadis ESDM bahwa memang secara nasional sudah disampaikan tersedia untuk tiga minggu,” ujar Syahrial Abdi saat meninjau operasi pasar di Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (6/3/2026).
Pemerintah daerah bersama pihak distributor dan lembaga teknis rutin berkoordinasi guna mencegah terjadinya hambatan distribusi di lapangan. Lewat kepastian stok ini, warga diminta tetap menggunakan bahan bakar secara efisien dan berbelanja sesuai kebutuhan normal harian.
“Nah, untuk kebutuhan di Provinsi Riau, terpantau kemarin berdasarkan laporan Kadis ESDM masih juga sama dengan nasional, masih tersedia dengan baik untuk 20 hari ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan berbagai langkah pencegahan kelangkaan telah diaktifkan untuk menghadapi momen krusial ini. Skema pengamanan pasokan mencakup penumpukan stok (build up stock), penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi lintas sektoral.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” papar Fahrougi.












