SPIPUSAT.COM PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengapresiasi kreativitas siswa SDIT Al Fikri Islamic Green School dalam ajang Pentas Kreasi yang digelar di Hangtuah Exhibition Hall, Menara Kemenkes Poltekkes Riau, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki mentalitas juara.
Menurut Markarius, panggung kreasi seperti ini merupakan instrumen penting untuk memupuk rasa percaya diri dan keberanian anak sejak usia dini. Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua menjadi fondasi utama agar potensi unik setiap siswa dapat berkembang secara optimal.
“Setiap anak memiliki potensi luar biasa yang perlu diberikan ruang agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui dukungan bersama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah,” ujar Markarius di hadapan para guru dan wali murid.
Ia menekankan bahwa selain akademik, keterampilan nonteknis atau soft skills seperti kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab adalah modal utama bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Pentas seni ini menjadi laboratorium sosial bagi siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai tersebut.
Markarius juga memberikan sorotan khusus kepada SDIT Al Fikri atas konsistensinya mengusung konsep Islamic Green School. Penanaman nilai keislaman yang berpadu dengan kepedulian lingkungan dianggap sangat relevan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Kota Pekanbaru.
“Saya memberikan apresiasi khusus kepada SDIT Al Fikri yang konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan serta pembentukan karakter positif sejak usia dini,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak mustahil dicapai tanpa sinergi yang kuat antara guru di sekolah dan orang tua di rumah. Ia berharap momentum ini semakin mempererat kolaborasi tersebut demi melahirkan generasi emas yang berakhlak mulia.
“Pendidikan anak tidak dapat berjalan sendiri. Butuh sinergi yang kuat antara guru dan orang tua agar mampu melahirkan generasi yang lebih baik bagi Kota Pekanbaru,” tutupnya sembari meresmikan pembukaan acara.












